oleh

Tim Terpadu Penanggulangan Banjir di Sinjai Bekerja Ekstra

loading...

SINJAI, Suara Jelata — Tim terpadu pembersihan dan normalisasi saluran drainase pemerintah kabupaten Sinjai yang dipimpin Andi Jefriyanto Asapa, bersama 200 orang personil dari berbagai Satgas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rabu, (26/6/2019).

Tim kemudian mengangkat sedimen serta membabat pohon nipah dan tumbuhan liar pada patahan drainase di jalan Wolter Monginsidi lingkungan Lompu, kelurahan Biringere, kecamatan Sinjai Utara.

Penyumbatan ini diyakini menjadi penyebab terjadinya genangan air pada sejumlah ruas jalan di ibukota Sinjai setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Konidisinya drainase tersebut memang tergolong sangat parah, karena selain drainase yang bermuara ke Sungai Tui ini telah dipadati sedimentasi, dan ujungnya juga telah dipenuhi tumbuhan pohon nipah yang menutup saluran air.

Andi Jefriyanto Asapa, yang ditemui di ruang kerja Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, bahwa ini sebagai langkah awal pihaknya telah membabat tumbuhan liar yang dicurigai menjadi salah satu penyebab banjir.

“Langkah selanjutnya untuk mengoptimalkan upaya pembersihannya dari akar pohon yang masih tersisa maka alat berat sudah disiagakan di sekitar lokasi untuk dioperasikan,” ujarnya.

Laporan: Tim SJ

Loading…
loading…
  • Whatsapp

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA SUARA JELATA

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU