oleh

Dua Pelaku Pemanah Mata, Warga Jalahong Dicokok Polisi

MAKASSAR, BB — Pelarian  Kate alias Andre (27), dan Eki Saputra (25), terduga pelaku dalam tindak pidana penganiayaan berat (anirat) ini terhenti saat Tim gabungan dari Tim Opsnal Polsek Makassar yang di back up Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Polrestabes Makassar menyergapnya.

Keduanya ditangkap menyusul dengan aduan korbannya yang terlampir dengan nomor laporan polisi LP / 307 / K / VII / 2019 / Sek Makassar / Restabes Makassar.

Kasat Reksrim Polreatabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, kedua warga Jalan Jalahong Dg Mattutu itu dihadapkan dengan aduannya dalam tindak penganiayaan berat (anirat) yang menyebabkan korbannya terluka akibat senjata tajam berupa panah (busur) yang digunakan.

“Korban tak mengenal pelaku. Hanya rekan korban dan pelaku terlibat kesalahpahaman, saat kesalahpaham itu tak terselesaikan hingga berujung bentrok melibatkan warga lainnya saat itulah korban kena panah (busur) pada mata sebelah kirinya, selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Plamonia untuk mendapat perawatan intensif,” jelas Kasat Reksrim, Senin (22/7/2019)

Dia melanjutkan, bahwa saat kejadian itu Tim Opsnal Polsek Makassar di back up Tim Jatanras Polrestabes Makassar turun kelokasi setelah menerima aduan adanya perkelahian kelompok.

Petugas mendapat informasi bahwa seorang pria bernama Sabri terluka kena panah, saat itu pula Tim gabungan menguber pelaku pembusur korban. Alhasil dua orang berhasil dibekuk yang diduga kuat merupakan pelaku pemanah korban.

“Salah satu dari keduanya yakni Eki yang dimintai keterangannya mengaku membusur korban lantaran tersulut emosi sehingga langsung menancapkan busur ke korban alasannya spontan,” jelas Indratmoko menirukan pengakuan pelaku.

Menurut Perwira dua bunga melati dipundaknya itu dari informasi yang diterimanya menyebutkan jika sebelumnya aksi perang kelompok terjadi pada hari Jumat 19 Juni 2019.

TRENDING :  Sehari Jelang Lebaran Pasar Sentral Sinjai Ramai Diserbu Pembeli

“Berawal dua orang pelaku Kate dan Eki (pelaku), mencari pria bernama Dodo yang kebetulan ketika itu Sabri (korban) bersama Dodo. Dia korban dan Dodo berinisiatif ke rumah pria benama Eki (pelaku) untuk menyampaikan maksud Eki mencarinya. Namu saat Sabri (korban), menemani Dodo  ia langsung mendapat penyerangan oleh kedua pelaku Kate dan Eki, aksi kejar- kejaran pun berlangsung,” terang Kasat Reksrim.

Dari kejadian itu sambung Kasat Reksrim, korban dan pelaku melibatkan rekannya hingga terjadilah bentrok dua kelompok saling serang  menggunakan senjata tajam berupa busur (panah), serta batu.

“Kedua kelompok saling serang mengakibatkan satu dari mereka yakni Sabri terkena busur. Beruntung aksi bentrok itu tak berlangsung lama setelah Tim gabungan Tim Opsnal Polsek Makassar di back up Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang mendapat informasi langsung ke TKP membubarkan kedua kelompok, saat itulah korban dan pelaku diketahui oleh petugas,” pungkas AKBP Indratmoko.

Penulis : Ivan

Editor    : Arjuna Sakti

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERDAHULU