oleh

Palak Lalu Keroyok Anggota Polri, Tiga Warga Andi Tonro Terduga Pelaku Digulung

MAKASSAR, BB — Tiga komplotan terduga pelaku penganiaya seorang aparat kepolisian dibekuk Tim Reskrim Polsek Rappocini yang dipimpin Kanit Reksrim Iptu Iqbal Usman didampingi Panit 2 Reksrim Iptu Nurtjahyana.

Mereka ketiga komplotan terduga pelaku masing-masing bernama Muh. Laili alias Sakir (30), Sultan alias Aco (20) dan Dandi alias Temon.

Kasat Reksrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengungkapkan, ketiga warga Jalan Andi Tonro itu diamankan lantaran diduga menganiaya seorang anggota polri yang bertugas di Polsek Rappocini.

“Awalnya aparat Mapolsek Rappocini mendapat informasi menyebutkan bahwa seorang personil Polsek Rappocini dikeroyok. Unit Reksrim Polsek Rappocini langsung bergerak ke lokasi melakukan penyelidikan. Alhasil terduga pelaku pengeroyok tetidentifikasi dan berhasil dibekuk,” jelas AKBP Indratmoko, Selasa (10/9/2019)

Menurut perwira dua bunga melati dipundaknya itu, berdasarkan laporan yang diterimanya menyebutkan bahwa kronologi kejadian bermula saat korban yang merupakan anggota polri sedang mengendarai mobil kemudian singgah di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Halaman sebuah Minimarket di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate. Tiba-tiba terduga pelaku datang memukul mobil korban.

“Saat mobil korban dipukul. Terduga pelaku juga memalak korban uang parkir. Korban pun turun dari mobilnya dan menyampaikan mereka bahwa dirinya adalah anggota Polri. Meski begitu terduga pelaku tak menggubris korban. Bahkan diantara mereka (Pelaku) meminta untuk diperlihatkan KTA. Tak pelak terduga pelaku langsung mengeroyok korban hingga korban mengalami memar pada bagian wajah,” jelas Kasat Reksrim.

Atas kejadian itu sambungnya korban melayangkan laporan di Mapolsek Tamalate. Laporan korban terlampir dengan dengan nomor LP/314/IX/2019/Sek Tamalate pada tanggal 8 September 2019.

Sementara kawanan terduga pelaku yang tertangkap kata Kasat Reksrim lagi. Mereka mengakui perbuatannya mengeroyok korban.

TRENDING :  Aksi Unras Peringatan Hardiknas, KMS UNM Minta Pemkab Sinjai Wujudkan Pemerataan Pendidikan

“Jadi keterangan mereka terduga pelaku yakni Muh. Laili alias Sakir. Ia mengaku mengeroyok korban bersama dua rekannya yakni Sultan dan Dandi. Dirinya bersama Sultan yang memukul wajah korban, sementara Sultan mengaku memegang tangan korban dan meminta KTA korban, dan lelaki Dandi mengaku jika dirinya hanya melerai saat kejadian itu,” beber Kasat Reksrim.

Dari kejadian itu lanjutnya, Unit Reksrim Polsek Rappicini selanjutnya menyerahkan ketiga komplotan pelaku ke Mapolsek Tamalate.

“Ketiga kawanan pelaku diserahkan penanganannya ke Mapolsek Tamalate untuk diproses hukum lebih lanjut,” tandasnya.

Penulis : Ismar

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERDAHULU