oleh

Phobia Darah: Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

loading...
phobia darah-doktersehat

DokterSehat.Com – Phobia adalah ketakutan ekstrim terhadap sesuatu. Terdapat banyak sekali tipe phobia dan salah satunya adalah phobia darah. Ketahui apa itu phobia darah, ciri-ciri, cara mengatasi, dll.

Apa Itu Phobia Darah

Phobia darah adalah rasa takut ekstrim terhadap darah. Phobia darah disebut juga dengan hemophobia adalah reaksi ketakutan dari seseorang yang menderita saat melihat darah baik darah dari dirinya sendiri, orang lain, bintang, atau bahkan gambar atau film dengan banyak visual darah.

Seseorang yang menderita phobia darah tidak akan sanggup melihat tetesan darah dan mereka akan mengalami peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Reaksi lainnya adalah mereka mengalami penurunan tekanan darah, lemah, pucat, hingga pingsan. Bahkan, reaksi phobia darah tersebut akan menimbulkan phobia lain yaitu phobia pingsan.

Terdapat banyak sekali penyebab phobia darah, namun kebanyakan adalah karena efek trauma dari kejadian yang pernah mereka alami seperti kecelakaan parah atau kematian seseorang dimana terlihat banyak darah. Namun, penyebab phobia darah bisa saja karena genetika, bagaimanapun phobia darah akan sangat memengaruhi hidup seseorang karena darah.

Baca Juga: Acrophobia (Fobia Ketinggian): Penyebab, Gejala dan Penanganan

Penyebab Phobia Darah

Penelitian pada 3 dan 4 persen populasi yang menderita phobia darah, phobia mulai dirasakan pada usia 10 dan 13 tahun. Phobia darah juga dapat terjadi karena kombinasi penyakit mental lainnya seperti agoraphobia atau phobia keramaian, phobia binatang tertentu, dan gangguan panik.

Faktor risiko lain yang memperbesar penyebab phobia darah, yaitu:

  • Genetik: Phobia darah mungkin terjadi karena faktor genetik karena pada umumnya phobia adalah gangguan kecemasan yang dialami sejak usia dini.
  • Pola Asuh Orang Tua: Apabila orangtua atau pengasuh Anda memiliki rasa takut pada darah, maka Anda mungkin dapat menuruni phobia tersebut karena mereka secara tidak langsung mengajarkan pola rasa takut itu pada Anda.
  • Trauma: Anda pernah mengalami kejadian traumatik akan darah seperti pendarahan, kecelakaan serius, dan berhubungan dengan rumah sakit atau darah.

Umumnya, phobia sudah dialami sejak masa kecil, namun phobia tersebut biasanya adalah phobia kegelapan, orang asing, suara keras, atau rasa takut pada makhluk-makhluk menyeramkan dari imajinasi lingkungan sekitar.

Phobia yang serius akan dirasakan pada usia 7 sampai 16 tahun dan penyebabnya timbul akibat cidera fisik atau yang berhubungan dengan kesehatan. Sedangkan, penelitian tentang phobia darah mengungkapkan bahwa serangan phobia darah terjadi di rata-rata usia 7-9 tahun.

Baca Juga: Ablutophobia: Penyebab, Gejala, Penanganan

TRENDING :  5 Tips Mencegah Serangan Jantung

Ciri-Ciri Phobia Darah

Setelah mengetahui apa saja penyebab phobia darah, sekarang mari cari tahu tentang apa saja ciri-ciri phobia darah yang mungkin saja terjadi pada diri Anda.

Anda memiliki ciri-ciri phobia darah apabila Anda merasakan gejala-gejala fisik ini sangat melihat darah, yaitu:  

  • Sesak napas
  • Detak jantung meningkat
  • Sesak di dada
  • Gemetar hebat
  • Sakit kepala ringan
  • Panas dingin
  • Keringatan
  • Merasa mual

Jika Anda memiliki reaksi yang tidak biasa saat melihat darah baik darah dari tubuh Anda atau orang lain, Anda mungkin memiliki ciri-ciri phobia darah.

Gejala emosional phobia darah, meliputi:

  • Merasa ketakutan hebat atau panik
  • Tidak tahan melihat darah
  • Merasa lemas dan tak berdaya
  • Merasa seperti ingin pingsan

Apakah Anda memiliki ciri-ciri phobia darah tersebut saat melihat darah? Jika iya dan rasanya sangat mengganggu, mungkin Anda memang memiliki phobia darah.

Ciri-ciri phobia darah pada anak, anak akan memiliki perasaan dan tingkah laku seperti ini, yaitu:

  • Mengamuk
  • Rewel
  • Bersembunyi
  • Kabur saat melihat darah

Namun, tingkah laku seperti itu sangat umum terjadi pada anak saat melihat darah atau sesuatu yang menurut mereka menyeramkan.

Diagnosis Phobia Darah

Jika Anda merasa memiliki ciri-ciri phobia darah seperti yang sudah disebutkan, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter untuk diagnosa lebih lanjut. Dokter akan bertanya beberapa hal seputar ketakutan Anda dan riwayat kesehatan Anda. Dokter akan memberikan saran perawatan terbaik sesuai dengan penanganan kategori phobia BII DSM-5.

Baca Juga: Trypanophobia (Takut Jarum Suntik): Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Cara Menghilangkan Phobia Darah

Setiap orang memiliki phobia masing-masing dan umumnya itu tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan khusus untuk menghilangkan rasa takut tersebut. Terlebih lagi phobia umum yang tidak akan membahayakan hidup, Anda hanya perlu menghindarinya.

Namun, homophobia atau phobia darah adalah kasus lain. Pada beberapa kondisi phobia darah harus disembuhkan karena Anda mungkin akan kesulitan saat harus berhubungan dengan jarum suntik, pengobatan tertentu, investasi kesehatan, atau tindakan medis yang berhubungan dengan darah.

Phobia darah harus ditangani bila Anda mengalami beberapa faktor ini, yaitu:

  • Phobia darah yang Anda rasakan membuat Anda terkena serangan panik dan rasa gelisah yang tidak terkontrol.
  • Anda merasakan ketakutan tersebut sampai lebih dari 6 bulan.
  • Phobia darah tersebut sangat tidak rasional bagi Anda.
  • Anda kesulitan untuk melakukan tindakan medis tertentu yang berhubungan dengan darah.

Jika phobia darah benar-benar membuat Anda takut dan tidak terkontrol, Anda mungkin dapat mencoba beberapa cara menghilangkan phobia darah berikut ini:

  1. Terapi Desensitisasi

Terapi desensitisasi adalah terapi yang umum digunakan untuk mengatasi phobia. Cara desensitisasi atau terapis pemaparan adalah terapi akan memberikan paparan terhadap phobia tersebut secara berkelanjutan sampai pemicu ketakutan tersebut hilang.

Misal Anda melakukan terapi desensitisasi untuk mengatasi phobia darah yang Anda alami, makan terapis tersebut akan terus-terusan memberikan Anda visualisasi darah hingga sensitivitas ketakutan akan darah tersebut lepas.

  1. Terap Kognitif

Kognitif terapi adalah penanganan kegelisahan yang Anda rasakan dari melihat darah dengan menggantikan rasa takut tersebut dengan hal lain yang lebih realistis. Terapi kognitif umumnya dilakukan untuk menangani berbagai masalah mental.

  1. Relaksasi

Relaksasi adalah perawatan paling tepat untuk menangani kegelisahan, ketakutan, atau masalah mental lainnya. Anda dapat melakukan latihan pernapasan, yoga, dan relaksasi sederhana untuk meredakan stres dari fobia Anda.

  1. Obat-Obatan

Dalam beberapa kasus phobia lainnya, Anda mungkin membutuhkan obat-obatan. Namun, untuk opsi pengobatan harus didiskusikan dengan dokter karena beberapa pengobatan tidak tepat untuk menangani phobia.

Itulah beberapa cara menghilangkan phobia darah dengan pilihan terapi dan pengobatan. Pada dasarnya, Anda harus mengontrol diri Anda agar tidak tegang atau panik saat melihat darah. Jika phobia darah yang Anda alami sudah sangat mengganggu, maka periksakanlah diri Anda ke dokter.

 

Sumber:

  • Fritscher, Lisa. 2019. Symptoms and Treatment for the Fear of Blood. https://www.verywellmind.com/fear-of-blood-hemophobia-causes-and-symptoms-2671861. (Diakses pada 30 September 2019).
  • C. Shiel Jr, William, MD, FACP, FACR. 2018. Medical Definition of Hemophobia. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=12337. (Diakses pada 30 September 2019).
  • Olesen, Jacob. 2015. Fear of Blood Phobia – Hemophobia. https://www.fearof.net/fear-of-blood-phobia-hemophobia/.  (Diakses pada 30 September 2019).
  • Marcin, Ashley. 2018. What Is Hemophobia?. https://www.healthline.com/health/hemophobia. (Diakses pada 30 September 2019).

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA DOKTER SEHAT

TRENDING :  8 Pelembab Wajah Alami Paling Ampuh dan Praktis!
loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU