oleh

Serius Tangani Kasus Trotoar Bermasalah, Kejari Sinjai Periksa Konsultan Pengawas Pembangunan

loading...

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai dipastikan mengungkap kasus dugaan Penyimpangan pembangunan trotoar yang menelan anggaran Rp.870 juta pada Tahun 2018 lalu di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Meski ditengah kesibukannya mengisi agenda sidang dua kasus dugaan korupsi dengan kapasitas tenaga penyidik yang dinilai Minim (Kurang), namun institusi penegak hukum itu hingga saat ini telah melakukan pemeriksaan yang diduga terlibat dalam kasus itu.

Bahkan, pihak konsultan pengawas kasus ini juga dikabarkan telah diperiksa, Senin (30/9/2019)

Kasi Intel Kejari Sinjai, Zaenal menegaskan bahwa kasus ini sementara dalam proses. Pihaknya memastikan kasus ini akan rampung.

“Kasus tersebut dalam proses dan kami terus melakukan pemeriksaan beberapa oknum yang diduga terlibat adanya perbuatan melanggar hukum dalam kasus ini,” terangnya.

Selain Pimpro yang diduga berupaya melakukan loby, juga santer disebut salah satu terperiksa yakni pihak ketiga juga berupaya mengutus orang untuk melakukan pendekatan terhadap pihak kejaksaan dengan upaya untuk menggagalkan proses kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut salah seorang Praktisi Hukum Andi Salahuddin. SH menjelaskan dalam UU 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi pada pasal 15 dijelaskan, bahwa setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan, atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi dipidana dengan pidana yang sama sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 2, pasal 3, pasal 5 sampai kepada pasal 14.

“Jika memang ada oknum yang berusaha membantu dalam hal apapun, bentuk kebijakan bantuan tersebut adalah merupakan tindak pidana juga. Jadi hati-hati soal tipikor, karena itu sangat resisten tindak pidana lain terjadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Salahuddin menjelaskan, bahwa pasal 13 uu 31 tahun 1999 itu bisa jadi bumerang untuk kedudukan jabatan, bahkan untuk seorang terperiksa yang memberikan jangan kan hadiah janji saja.

TRENDING :  Berbagai Lomba Semarakkan HUT RI di Sinjai, Salah Satunya Lari Trompah

“Itu termasuk lho, jadi saya berharap pihak yang terkait menangani perkara ini agar mengedepankan profesionalisme dan mengingat sumpah jabatan yang melekat secara permanen untuk tetap menjaga etik moral sebagai penegak hukum,” katanya.

“Saya mengingatkan kepada seluruh pihak yang memeriksa perkara ini agar hati-hati dan mengedepankan asas hukum equality before the law serta jangan coba untuk murtad dari institusinya,” sambungnya. (Red)

Editor/Bahar

#wpdevar_comment_1 span,#wpdevar_comment_1 iframe{width:100% !important;}

loading…

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA KABAR SINJAI

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU