oleh

Sehat Tanpa Makan Obat

SUATU ketika orang sakit nggak perlu minum obat. Bisakah. Ya,bisa mengapa tidak? Ah, itu hanya ide dan pikiran gila saja,kali? Dari dulu, orang sakit ya kudu minum obat, paling tidak minum jamu! Kan begitu?

Tapi begitulah angan dan cita-cita dari pusat terapi kesehatan Aina, asal Korea ini sedang merintis cita-citanya, nenuju dunia sehat tanpa obat! “ Nanti orang ke rumah sakit, dokter nggak perlu kasih obat, tapi pasien harus terapi dan terapi,” ujar Pimpinan Pusat Kesehatan Korea untuk Indonesia,Lee Kyung Hun.

Didampingi Sekretrisnya, Susan yang juga memimpin Cabang di Tebet, dan Fitri Cabang Ciledug, lelaki muda ini semangat bercerita tentang produk kesehatan, bukan obat-obatan, di negerinya  yang sejajar dengan Samsung dan produk bergengsi lainnya.

“ Kami ingin menyehatkan warga dunia, dengan tanpa obat. Memang tidak terburu-buru, tapi lambat laun, sepuluh atau dua puluh tahun kedepan,” begitu cita-cita dan misi besar negeri ginseng bagi kesehatan dunia.

Luar biasa!  Cita-cita ulet dalam mengembangkan usaha kesehatan manusia, mereka dibarengi dengan kegiatan sosial. Menolong masyarakat luas yang sakit dengan gratis. Ah,seharusnya kita ngiri ya sama mereka?

Bagi masyarakat mendapat yang gratis, itu yang diharapkan. Tapi, sayang mereka dapat dari orang luar. Padahal sudah sepakat, hal-hal yang dihasilkan dari perut bumi Nusantara ini adalah hak rakyat, termasuk urusan sehat.

Namun masyakat malah dikejutkan, bahwa iuran BBJS bakalan naik 100%? Wah, celaka dua belas. Si sakit pasti semakin sakit, dan mati sekalian!

Eh, ngomong-ngomong dana kesehatan kemana, sih? Jangan bilang jadi bancakan  ya, dikorupsi?

Kan sudah sepakat, sekolah gratis, manula dan pengangguran dapat uang gratis? Lho, kok kesehatan  harus berbayar? Ah, kayak TV kabel aja? (massoes)

TRENDING :  Kolaborasi Indonesia-Malaysia Lahirkan ‘Nantiku di Syurga’

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA POSKOTA NEWS

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU