oleh

Mendag: Surplus Ekspor Nonmigas Tutupi Defisit Migas

JAKARTA — Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengakui ekspor nonmigas nasional selalu mencatatkan surplus perdagangan di tengah defisit perdagangan migas sejak 2012. Selain cadangan devisa Indonesia masih menunjukan tren positif.

“Hal itu didasari asumsi pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang terus meningkat, pemulihan ekonomi global, serta perbaikan harga komoditas di pasar internasional,” ujarnya didampingi plh kepala Bappebti, Kasan,  dan Karohumas Fajarini Puntodewi, Sabtu (12/10/2019).

Dijelaskannya, pada Agustus 2019, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD 126,4 miliar atau setara dengan pembiayaan 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Apalagi di tengah ketidakpastian global, katanya, perekonomian Indonesia masih menunjukan pertumbuhan yang relatif stabil dimana produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II 2019 tumbuh positif 5,05% menjadi sebesar Rp3.963,5 triliun di antara  inflasi tahunan 3,49%.

Badan Pusat Statistik mencatat, Januari-Agustus 2019 secara kumulatif masih defisit neraca dagang sebesar US$1,81 miliar setara Rp 2,5 trilyun. Atau, defisit membengkak sebesar 10,51 milyar dolar AS setara Rp 14,7 trilyun sepanjang 2018-Agustus 2019.

Sedangkan posisi utang pemerintah hingga Mei 2019 totalnya Rp 4.571,89 trilyun, seperti pernah diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani, dimana kewajiban membayar bunga utang Rp 127 trilyun. (rinaldi/win)

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA POSKOTA NEWS

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU