oleh

1 Dari 3 Tersangka Pembunuh Mahasiswa UMI Akan Dijerat Pasal 340, Polisi Masih Mengejar Rekan Tersangka Lainnya

loading...

WAKASSAR, BB — Pelarian komplotan pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan Andi Fredi seorang mahasiswa UMI tewas akhirnya terhenti. Mereka ketiganya merupakan pelaku penyerangan dan kini statusnya sudah ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik Polrestabes Makassar.

Identitas ketinganya Yusril (19), Indra Ruspandi (20) dan Syahrul (20), ketinganya setelah diperiksa, penyidik menjeratnya pasal 170 tentang pembunuhan secara berencana.

Pihak penyidik juga akan berkoordinasi ke pihak Kejaksaan terkait pasal yang dikenakan terhadap ketiga tersangka. Dan salah satu tersangka yakni Yusril akan dijerat dalam pasal berlapis. Dia dalang dari aksi pengeroyokan sehingga pasal dijeratkan pada pasal 340 tentang pembunuhan berencana, kemudian pasal 351 ayat 1 mengakibatkan luka, kemudian ayat 3 mengakibatkan meninggal dunia, ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Hal itu diungkapkan, Wakapolda Sulsel, Brigadir Jendral Polisi Drs Adnas saat merilis kasus ini, di Mapolrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019). Dia mengatakan, ketiga tersangka dijerat pasal berbeda sesuai dengan peranannya masing-masing.

“Pasca kejadian ada 12 orang diamankan, mereka berstatus saksi untuk dimintai.keterangannya. Darisini penyidik menggali informasi hingga identitas terduga pelaku usai mengeroyok korban mereka kabur keluar Makassar. Meski begitu identitasnya dikantongi dan keberadaannya diketahui sehingga tiga orang berhasil ditangkap,” ungkap Brigjen Pol Adnas.

Dia melanjutkan, penyidik setelah memeriksa ketiganya berdasarkan peranannya. Tentu memilah-milah ketiganya. Berdasarkan peranannya masing-masing.

“Dari ketiganya. Salah satunya yakni Yusril merupakan eksekutor. Dia yang membawa senjata tajam jenis badik lalu kemudian menghunuskan ke tubuh korban, sementara dua rekannya hanya turut serta,” beber Brigjen Pol Adnas.

Perwira berpangkat satu Bintang dipundaknya itu menerangkan, bahwa satu dari.ketiga tersangka melakukan pembunuhan berencana.

“Satu dari ketiganya melakukan pembunuhan berencana yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Masih ada komplotan lainnya yang kini masih buron. Dan inisial L yang masih buron itu. Dia yang mengumpulkan orang,” sebutnya.

TRENDING :  Berkat Kerja Keras, 2 Program Fisik TMMD Sinjai Rampung

Sementara itu Kasat Reksrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menambahkan, pengeroyokan dilakukan ketiga tersangka dan rekannya yang lain masih buron itu peranannya berbeda- beda.

“Peranan mereka berbeda-beda. Ada yang memukuli korban pakai balok, kemudian ada yang membawa badik. Peranannya masih kami dalami yang kemudian akan dilakukan pengembangan sementara delapan orang berstatus DPO. Nah lelaki bernama Yusril. Ia yang membawa badik dia juga yang menikam korban,” ungkap Kasat Reksrim.

Mengenai kasus ini, pihak penyidik kata Kasat Reksrim akan mengkoordinasikan ke pihak kejaksaan untuk ditetapkan pasal yang dijeratkan dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

“Motifnya dalam kasus ini adalah aksi balas dendam, dari penyerangan sebelumnya yang pernah terjadi,” pungkasnya. (Ismar)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU