oleh

Dikeroyok 20 OTK, Seorang Mahasiswa UMI Tewas, Polisi Amankan 10 Orang Terduga Pelaku

loading...

MAKASSAR, BB – Suasana hari sudah menjelang malam, Selasa (12/11/2019), sekira pukul 18.00 Wita. Umumnya warga yang telah melaksanakan aktifitasnya pada pulang ke rumahnya. Namun suasana berbeda di Rumah Sakit Ibnu Sina Jalan Urip Sumoharjo, Isak tangis pecah, seorang Mahasiswa UMI tewas setelah mendapat penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK)

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa sore (12/11/2019), sekira pukul 16.30 Wita. Delapan orang Mahasiwa yang sementara tengah duduk di Bos Cafe di dalam kampus UMI.

Tak lama berselang tiba-tiba sekitar 20 orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan penutup wajah datang dengan menenteng senjata tajam (Sajam), berupa parang, badik, serta pipa besi.

Mereka 20 OTK itu langsung membabi-buta, delapan orang Mahasiswa yang berada di Cafe itu, membuat mereka berhamburan menyelamatkan diri. Namun sayang salah satu dari mereka bernama Andi Fredi Akirmas. Ia jadi sasaran amukan dan ditemukan terkapar dalam kondisi berlumuran darah.

Sesaat kejadian itu. Aparat Kepolisian Polsek Panakkukang dipimpin KSPK Aiptu Sultan yang diback up Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel tiba dilokasi, selanjutnya mengamankan lokasi, kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Ibnu Sina serta personel lainnya melakukan penyisiran.

Namun Tuhan berkehendak lain. Andi Fredi menghembuskan nafas terakhirnya. Pihak medis menyatakan jika Andi Fredi meninggal dunia. Akibat luka dari sabetan senjata tajam mengenai punggung sebelah kanan, luka lecet pada lutut dan kaki kiri.

Selanjutnya pihak Rumah Sakit Ibnu Sina menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarganya bernama Ashar untuk dibawa ke rumah duka di Dusun Luppureng Desa Biccoing, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone yang selanjutnya di makamkan disana.

Sementara itu Tim gabungan melakukan perburuan terhadap kelompok OTK. Alhasil mereka sebanyak 10 orang terduga pelaku berhasil diamankan untuk dimintai keterangannya.

TRENDING :  Monev Pengelolaan Keuangan Desa, Ini Penekanan Sekda Sinjai

Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono. Dia melanjutkan, mereka 10 orang diamankan itu masih diperiksa.

“Yang 10 orang diamankan itu masih menjalani pemeriksaan maraton. Belum ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Motifnya juga belum diketahui. Masih ada 10 orang dalam pengejaran untuk diketahui eksekutor penyerangan terhadap seorang Mahasiswa UMI mengakibatkan meninggal dunia,” kata Kapolrestabes Makassar, Rabu (13/11/2019)

Kasat Reksrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menambahkan, penyidik akan memeriksa 15 saksi.

“Ada 15 orang saksi diperiksa, sementara tim gabungan masih mengejar puluhan orang lainnya yang diduga pelaku penyerangan. Untuk sementara kami berdasarkan bukti dalam mengungkap kasus ini dari rekaman CCTV. Kasus ini masih lidik,” ungkap Kasat Reksrim.

Dari informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa diduga penyerangan dilakukan OTK atas bentrok sebelumnya terjadi pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu.

“Ada indikasi bahwa penyerangan dilakukan oleh OTK dari bentrok sebelumnya yang terjadi antara pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu. Tapi kami masih dalami motifnya. Yang lebih dulu kami lakukan adalah pengamanan,” pungkasnya. (Ismar)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU