oleh

Dorong Polisi Lalu Ambil Langkah Seribu, Peluru Meluncur, Kaki Maling Lemas Seketika Tumbang

loading...

MAKASSAR, BB — Indra (29) dalam kondisi terbalut perban putih dikakinya dari Rumah Sakit Bhayangkara digiring ke sebuah ruangan unit Reksrim Polsek Tamalate. Dari ruangan itu selanjutnya petugas kepolisian menggiring Indra ke balik jeruji besi.

Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin mengungkapkan, Indra yang merupakan tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kemerasan (Curas). Dia baru saja mendapat tindakan tegas lantaran mencoba melarikan diri setelah lepas dalam kawalan petugas kepolisian yang melakukan pengembangan kasusnya.

“Dia (Indra) yang digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti kejahatannya. Namun saat di perjalanan Indra melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas sehingga lepas dari kawalan,” kata Kapolsek, Rabu (13/11/2019)

Kesempatan itu sambungnya dimanfaat Indra untuk mencoba melarikan diri, meski tiga kali tembakan dilesatkan ke udara. Namun tak digubris dengan terpaksa peluru kembali dilepaskan dan menerjang kaki bagian betisnya seketika tumbang, selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

“Usai pengangkatan proyektil oleh tim medis, pada hari Selasa (12/11/2019), selanjutnya Indra digiring ke Makopolsek Tamalate yang kemudian dijebloskan ke bui sel tahanan,” terang Kapolsek.

Dalam catatan kepolisian kata Kapolsek, tersangka Indra sebelumnya telah melakukan penganiayaan dengan memarangi korbannya mengakibatkan korbannya terluka.

“Jadi pada tanggal 22 September lalu 2019 sekira pukul 22.00 wita. Tersangka Indra menyerang korban bernama Dg Ngewa dengan menggunakan pisau daging. Akibat kejadian itu korban menderita luka menganga pada bagian kepala,” ungkap Kapolsek.

Tidak sampai disitu sambungnya lagi, pada tanggal 6 November 2018 lalu, sekira pukul
10.00 wita. Tersangka Indra telah melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan terhadap korban bernama Irnawati (40) dan Muh. Agil Saputra.

TRENDING :  Wakil Bupati Ajak Kader HW Bangun Sinergitas dengan Pemkab Sinjai

“Saat beraksi curas di sekitar BTN Hartaco, Kecamatan Tamalate, warga Jalan Veteran Utara itu merampas ponsel Samsung Galaxi J2 seorang wanita. Dari dua kenadian itu korbannya masing- masing melapor dengan nomor laporannya terlampir LP / 333 / IX / Restabes Makassar/ Sek Tamalate pada tanggal 11 November 2019 serta LP/1278/XI/2018/Restabes Makassar/Sek Tamalate,” ungkap Kapolsek.

Dua laporan itu kemudian ditindaklanjuti Unit Reksrim Polsek Tamalate untuk menyelidiki pelaku. Informasi diperoleh Unit Reksrim jika pria yang merupakan buruannya itu bernama Indra.

“Setelah terkuak identitas serta rumah pelaku dikantongi, selanjutnya Tim Reksrim mendatangi rumah tersangka. Hasilnya tersangka pun berhasil diringkus. Tanpa perlawanan tersangka langsung dibekuk. Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya berdasarkan dua laporan yang dihadapkan sebelumnya,” tandas Kapolsek Tamalate. (Ismar)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU