oleh

Perjuangan Hasna Duduki Kursi DPRD Sinjai Berada Diujung Tanduk

loading...

SINJAI, BB – Perjuangan Hasna, S.Sos, untuk menduduki kursi di DPRD Sinjai, seolah berada diujung tanduk. Pasalnya, Caleg terpilih pada Pemilu beberapa waktu lalu dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu, disebut-sebut melanggar Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai.

Akibatnya, Hasna yang akan dilantik sebagai anggota DPRD Sinjai periode 2019-2024 pada Rabu (20/11/2019) besok, Partai yang mengantarkan dirinya sebagai pemenang pada Pileg 2019 justru mengeluarkan rekomendasi penundaan pelantikan.

Rekomendasi penundaan pelantikan tersebut dikeluarkan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Tertanggal 12 November 2019. Surat itu ditujukan kepada Ketua KPU RI, Bawaslu, Gubernur Sulsel, Bupati Sinjai, KPU Sinjai dan Ketua DPRD Sinjai.

Surat Rekomendasi DPP PBB

Wakil Ketua I DPC Partai PBB Sinjai, Muhammad Arifin HKS mengatakan, Hasna terbukti melanggar AD/ART. Karena itu dia (Hasna red) tidak berhak untuk dilantik lantaran sudah di cabut keanggotaannya di Partai.

Menurut, Arifin, dasarnya pelanggaran berat, kode etik, dan terbukti melakukan kerjasama dengan partai lain yakni caleg provinsi pada saat pileg 2019 lalu.

“Perlu saya tegaskan ini tidak ada hubungannya dengan sengketa hasil di MK kemarin, namun ini murni pelanggaran kode etik partai,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (19/11/2019)

Sementara itu, Ketua KPU Sinjai, Muh. Naim yang dikonfirmasi via seluler tidak memberikan jawaban. Ia memilih bungkam.

Begitu pun pesan WhatsApp yang dikirim, hingga berita ini diturunkan Ketua KPU Sinjai belum memberikan jawaban.

Terpisah, Plt Sekwan DPRD Sinjai, Lukman Mannan menegaskan, pelantikan Anggota Dewan periode 2019-2024 merujuk pada SK Gubernur Sulsel.

Sehingga dipastikan, rekomendasi penundaan pelantikan terhadap Hasna, yang dikeluarkan oleh DPP PBB tak akan menganggu jalannya pengucapan sumpah DPRD, khususnya bagi Hasna.

TRENDING :  Wabup-Wakil Ketua DPRD Sinjai Apresiasi Festival Pangan Lokal B2SA, Ini Harapannya

“Tetap dilantik yang bersangkutan (Hasna-Read). Tidak ada kewenangan DPRD menunda pengucapan sumpah janji salah seorang calon anggota DPRD terpilih,” tegas Lukman saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2019) malam.

Diketahui, Hasna Caleg perempuan itu bertarung di Dapil II Sinjai Timur-Tellulimpoe, dengan mengendarai Partai Bulan Bintang (PBB). Ibu 3 anak ini mengantongi suara tertinggi di Partainya pada Pileg 2019 lalu.

Meski rekomendasi penundaan pelantikan itu keluar, namun pada Senin, (18/11/2019) kemarin, Hasna bersama 29 Anggota DPRD terpilih lainnya mengikuti gladi bersih pelantikan di Gedung DPRD Sinjai. (Red)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

loading...

Komentar

ARTIKEL TERDAHULU